Media Online : www.duasatu.net

News

Pemerintah

Hukrim

Advertorial

Video

Jumat, 09 Januari 2026

Ini Jumlah Revitalisasi Sekolah Yang Diusulkan Oleh Disdikbud Kab Tebo Ke Kemendikbud Untuk Tahun 2026

Kadisdikbud Kab Tebo, Haryadi, S.Sos, M.Si/foto: dok redaksiduasatu

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Dalam rangka program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan merehabilitasi, membangun dan menyediakan sarana prasarana yang layak, dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi tahun 2026 ini tengah menunggu realisasi program bantuan revitalisasi sekolah dari kementerian pendidikan (Kemdikbud). 

Kepala dinas (Kadis) Dikbud Kab Tebo, Haryadi mengatakan, bahwa kita kemarin telah mengusulkan untuk revitalisasi  pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sudah kita sampaikan ke Kemendikbud. 

Haryadi mengungkapkan, jumlah sekolah yang di usulkan sesuai di kategorikan di lapangan bahwa untuk PAUD negeri dan swasta sebanyak 18 sekolah, kemudian SD 56 dan SMP 15, rencana yang kita usulkan untuk revitalisasi tahun 2026.

" Kategori kerusakan sekolah yang di usulkan melalui program revitalisasi ada tiga macam, ringan sedang dan berat. 

" Seandainya ada kerusakan sekolah kategori berat mungkin bangun baru atau di bongkar habis, tapi tergantung kategorinya,"kata Haryadi, Jum'at 9 Januari 2026.

Namun demikian, ujar Haryadi, yang jelas hari ini sudah kita sampaikan sesuai dengan data dan fakta dilapangan mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi dapat berita dari pemerintah pusat namun kita sampai saat ini masih menunggu,"tutupnya. (ARDI

Kamis, 08 Januari 2026

Aktivis Kab Tebo Ini Menduga Ada Dua Kejanggalan Terkait Turap Pagar Puding Hibah BNPB Rp20,4 Milyar

Aktivis Kab Tebo, Afriansyah/foto: dok redaksiduasatu

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Pasca proses pengerjaan proyek pembangunan turap tanggul penahanan sungai hibah dari badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) senilai Rp20,4'milyar di desa Pagar Puding Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, pada tanggal 31 Desember 2025 lalu banyak tuai reaksi menjadi sorotan tajam sejumlah aktivis. 

Seperti di ungkapkan aktivis anti rasuah Kab Tebo, Afriansyah, terkait proyek turap Pagar Puding hibah dari BNPB senilai Rp20,4 milyar tersebut, setelah saya pelajari dalam dokumen, yang namanya peserta adalah pelaku usaha yang mendaftar untuk mengikuti tender. 

Dalam dokumen dijelaskan, setiap peserta yang masuk dalam kerja sama operasi (KSO) dilarang menjadi peserta, secara sendiri maupun sebagai anggota KSO, yang lain pada paket pekerjaan yang sama,"ucap Afriansyah, Kamis Januari 2026.

Afriansyah melanjutkan, poinnya disini, seharusnya orang/perusahaan yang sudah mendaftar, berarti peserta itu tidak boleh jadi KSO, ini kerancuan dan kejanggalan yang kita lihat disini, tapi faktanya terjadi, bahwa orang atau perusahaan menjadi peserta malah jadi KSO. 

" Dan di dalam dokumen penawaran saat itu lanjut Afriansyah, disitu kan tidak di masukan, di perusahaan itu kan tak ada KSO. " Tapi yang mendaftar sebagai sebagai peserta dijadikan KSO, ini kejanggalan pertama. 

" Yang kedua sambungnya, terkait pencarian, bahwa proyek turap tersebut sudah cair 95 persen, padahal pada pemberitaan sebelumnya kita minta sebelum dilakukan pencairan untuk di audit oleh BPKP dulu . Tapi itu tidak dilakukan. 

Sedangkan dalam peraturan spek bina marga ungkap Afriansyah, sebelum pencairan harus ada uji ketahanan beton dengan jangka waktu selama 28 hari setelah pekerjaan selesai. Sedangkan proyek turap Pagar Puding itu selesai tanggal 31 Des 2025, kapan mau di lakukan uji ketahanan betonnya, kalau pun memakai zat adiktif supaya cepat keras maksimal cuma 15 hari. 

" Ada dua kejanggalan yang saya lihat disini, yaitu KSO dan proses pencarian proyek tersebut kok bisa dicairkan." Kalau terkait spek atau RAB itu nanti bisa dilihat setelah ada temuan BPK,"tegas Afriansyah. (ARDI

PT PBB dan PT SRA Sama-Sama Ikut Tender Proyek Turap Pagar Puding Hibah BNPB

Gambar kondisi turap di Desa Pagar Puding terkini/foto: dok BPBD Kab Tebo

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Rekam jejak tender melalui sistem Inaproc, rekanan pt pulau bintan bestari (PBB) dan pt selaras restu abadi (SRA) sama-sama pernah mendaftar pada paket proyek yang sama yaitu pembangunan turap penahan tebing di desa Pagar Puding Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. 

Pada tangkapan layar di sistem Inaproc, yang di kelola pokja UKPBJ Setda Tebo PT PBB dan PT SRA beserta belasan perusahaan yang terdaftar mengikuti proses atau tahapan pelelangan secara umumnya.

Dari sisi regulasi yang mengatur tentang mekanisme lelang bagi perusahaan yang mengikat perjanjian kerja sama operasional (KSO). Adalah Perpres No.12 tahun 2021 dan permen PUPR No. 14 tahun 2020 sebagai pedoman yang menjadi dasar landasannya.

Menjawab itu, anggota Pokja ULP, Sapta dan Rian yang memproses kegiatan lelang proyek turap Pagar Puding senilai Rp20,474 milyar hibah BNPB/BPBD sebagai pengelolanya menyebutkan KSO rekanan sudah disampaikan sebelum tahapan tender berjalan.

" Dalam aturan dua perusahaan yang terikat KSO, dilarang untuk keduanya mengikuti tender untuk satu paket pekerjaan yang sama. Tapi data disistem dapat kita lihat bahwa yang mengajukan penawaran kegiatan turap Pagar Puding hanya dua perusahaan, PT PBB dan PT Bangun Yodya Persada,"ucap Sapta, anggota Pokja kegiatan itu. 

Dan dia memastikan dari 18 pendaftar termasuk dua perusahaan dengan KSO sebagai pemenang, PT PBB dan PT SRA ini, cuma satu yaitu PT PBB yang mengajukan penawaran rekan KSO (SRA) tidak ikut dalam penawaran.

" Setiap perusahaan yang mendaftar di sistem Inaproc hanya untuk melihat spek pekerjaan dan gambar pekerjaan. Jadi perusahaan yang mendaftar itu belum tentu ikut dalam tahapan penawaran," lanjut Sapta, Rabu 7 Januari 2026.

Kata Sapta, dalam sistem tahapan dapat di lihat jelas dan transparan, pendaftaran perusahaan pada tanggal 15 April 2025. Pokja menerima surat KSO, PBB dan SRA tanggal 17 April 2025. Artinya sebelum proses lelang mereka sudah sampaikan surat KSO.

" Kemudian leadfirm yang disepakati atau ditunjuk dalam perjanjian KSO mereka, dari orang perwakilan PT PBB. "Kami lupa kapan dia memasukan penawarannya, tapi yang jelas mereka melampirkan surat perjanjian ber- KSO sesuai aturan, dan menjadi penyedia yang mendaftar mengajukan penawaran,"jelas Rian meyakini. (ARDI

Rabu, 07 Januari 2026

Direktur RSUD STS Kab Tebo, Beberkan Rp60 Milyar Dana Pinjaman Dari PT SMI Untuk Membiayai Ini

Foto: Ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Seperti di ketahui sebelumnya, pemerintahan kabupaten (Pemkab) Tebo, Provinsi Jambi telah mengajukan pinjaman dana ke pt sarana multi infrastruktur (PT SMI) senilai Rp140 milyar di antaranya untuk membiayai pembangunan infrastruktur jalan sebesar Rp80 milyar dan sarana prasarana rumah sakit umum daerah sulthan thaha saifuddin (RSUD) Rp60 milyar. 

Berkaitan dengan pinjaman dana dari PT SMI senilai Rp60 milyar untuk membiayai sejumlah sarana dan prasarana rumah sakit umum, direktur RSUD STS Kab Tebo, dr Oktavienni saat di hubungi duasatu.net melalui pesan whatsapp membenarkan terkait dana pinjaman tersebut. 

Oktavienni menjelaskan, pinjaman dana dari PT SMI oleh Pemkab Tebo adalah untuk membiayai pemenuhan sarana prasarana, yang terdiri dari alat kesehatan (Alkes). 

Selain itu untuk membiayai pembangunan gedung dalam rangka program prioritas kanker jantung stroke uronefrologi (KJSU) dan hibah computed tomography scan (CT Scan), Cathlab
(Catheterization Laboratory), mamografi, citoksik dari pemerintah pusat kementerian kesehatan (Kemenkes) yang di serahkan oleh Presiden RI Joko Widodo saat kunjungan ke Kab Tebo pada Rabu 3 April 2024 yang lalu,"tulis Oktavienni melalui pesan whatsapp, Selasa 6 Januari 2026. (ARDI

Selasa, 06 Januari 2026

Kabag PBJ Setda Tebo Bilang Begini Soal Perencanaan Jalan Paal 12 Blok E, Jalan 21 Yang Bakal Dibiayai PT SMI

Kabag PBJ Setda Tebo, Richi Syahputra/foto: dok redaksiduasatu

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Dilansir 
duasatu.net, Senin 5 Januari 2026, Plt Kadis PUPR Kab Tebo Sardi, bilang, mengenai perencanaan penanganan ruas jalan paal 12 simpang tugu Blok E Alai Ilir jalan 21 Rimbo Bujang dan ruas jalan VII Koto Ilir sudah di rencanakan tahun sebelumnya, kita usulkan dari dana alokasi khusus (DAK) dan dana inpres jalan daerah waktu itu, tapi karena belum full akan ditangani dengan menggunakan dana pinjaman PT SMI senilai Rp80 milyar. 

" Pada tahun 2025 di perubahan kemarin perencanaannya yang sudah ada, kita review kembali dan disesuaikan karena jalan Inpres daerah cukup mahal jadi kurang efektif namun data awalnya kita pakai dan desainnya ada sedikit perubahan di sesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan

Berkaitan dengan hal tersebut kepala bagian (Kabag) pengadaan barang dan jasa (PBJ) sekretariat daerah (Setda) Tebo, Richi Saputra, menjelaskan, terkait dengan tender perencanaan penanganan jalan yang akan di biayai melalui dana pinjaman dari PT SMI mungkin prosesnya sudah di rencanakan di tahun sebelumnya. 

Meskipun demikian Richi menegaskan, produk perencanaan memang bisa di pakai untuk tahun-tahun berikutnya mungkin luas dan panjang jalannya tetap, item-itemnya saja yang mungkin di lakukan revisi atau review kembali. 

" Mungkin review kembali itu ada di tahun 2025, karena ada beberapa perencanaan, cuma kami tidak mengetahui detailnya seperti apa, di dalam rekonstruksi jalan yang di sampaikan oleh dinas PUPR Kab Tebo, ada item pekerjaan atau jasa untuk mereview perencanaan tersebut. 

" Tapi untuk lebih jelasnya terkait perencanaan jalan tersebut, yang bisa menjelaskan pihak teknis dinas PUPR," kata Richi singkat,Selasa 6 Januari 2025. (ARDI

Sebuah Mobil Sedan Daihatsu Ayla Tabrak ATM Unit Tebo Tengah

Kondisi mobil tabrak ATM BRI Km 1 Tebo Tengah/foto: Ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Warga Sumber Sari KM 01 kelurahan Tebing Tinggi Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi di kejutkan dengan sebuah mobil jenis sedan Daihatsu Ayla dengan nomor polisi (Nopol) BH 1701 KA menabrak anjungan tunai mandiri (ATM) bank rakyat indonesia (BRI) unit Tebo Tengah, Selasa 6 Januari 2026 selepas Subuh sekira pukul 16.12 Wib pagi. 

Dalam insiden selain mobil pengendara, 1 unit mesin ATM mengalami kerusakan parah dalam kecelakaan tunggal. 

Diketahui bahwa pengemudi mobil penabrak ATM bernama Rama, seorang pedagang Toge dan Tempe asal Muara Bungo. Saat kejadian, ia sedang dalam perjalanan menuju Pasar Rebo untuk mengantarkan barang dagangannya.
Dalam keterangannya dilokasi, Rama mengaku terkejut dan tidak menyadari sepenuhnya bagaimana mobil yang di kemudikannya bisa menabrak ATM.

" Sayo macam dak sadar bae bang, tibo-tibo tersadar,"jelas Rama sesaat sebelum kecelakaan.

Meski kondisi mobil dan mesin ATM mengalami kerusakan dalam peristiwa tersebut, di kabarkan tak ada korban jiwa. Muatan toge dan tempe yang di bawa Rama masih berada di sekitar kendaraan yang ringsek.

Kecelakaan tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Petugas di lapangan sedang melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. (REDAKSI

Senin, 05 Januari 2026

Komisi III DPRD Tebo Agendakan Pemanggilan Rekanan Turap Pagar Puding dan BPBD

Foto: dok redaksiduasatu

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Ketua komisi III DPRD Tebo Dimas Cahya Kusuma mengatakan, pada sebelumnya Komisi III telah melakukan tugas fungsinya dalam pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan proyek hibah rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) atau turap yang berada di desa Pagar Puding Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, senilai Rp20,4 milyar" ujarnya kepada wartawan, Senin 5 Januari 2025.

Dimas menegaskan, pada waktu itu kami sudah mengingatkan dan mewanti-wanti agar pekerjaan turap Pagar Puding harus sesuai dan tepat waktu, namun fakta dan kenyataannya seperti diketahui bersama, pada tanggal 31 Desember 2025 lalu baru selesai. 

" Menurut hemat kami Komisi III DPRD Tebo nanti akan memanggil pihak rekanan bagaimana teknisnya yang telah di kerjakan,"tegas Dimas. 

Untuk dinas terkait juga sambung Dimas, bakal kita panggil karena dana hibah ini dari badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) kalau di Kabupaten ini adalah BPBD. " Akan kita panggil bagaimana teknisnya, mereka semua kemarin pada saat koordinasi sudah banyak menyampaikan secara teknis," ucapnya lagi. 

" Tapi pada dasarnya kemarin kita ketahui bersama pada tanggal 31 Desember 2025 baru selesai. 

Dikatakan Dimas, terhadap hal ini kita akan adakan rapat dengar pendapat (RDP) dulu untuk mengetahui data-data sesuai dengan fakta yang sudah ada, karena ini sudah banyak beredar. 

" Kemarin pada waktu pekerjaan belum selesai sudah banyak gambar atau foto dan video yang beredar, makanya ini akan kita RDP kan dulu baru chek ke lokasi," tutup Dimas. (ARDI

Dinas PUPR Kab Tebo Ungkap Soal Penggunaan Rp80 Milyar Dana Pinjaman Dari PT SMI

Plt Kadis PUPR Kab Tebo, Sardi, ST/foto: dok redaksiduasatu

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Rencana penggunaan dana pinjaman pt sarana multi infrastruktur (PT SMI) rencananya untuk menyelesaikan perbaikan jalan utama beberapa tempat di Kabupaten Tebo, ruas utamanya jalan paal 12 sampai jalan 21 Rimbo Bujang,"ujar pelaksana tugas (Plt) Kadis pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR), Sardi, Senin 5 Januari 2025.

Ruas utamanya jalan paal 12 jalan 21 Rimbo Bujang, tetapi nanti tergantung kecukupan dananya, jadi di ruas jalan 21 itu di alokasikan kurang lebih Rp72 milyar,"katanya lagi. 

Kemudian satu ruas lagi lanjut Sardi adalah jalan utama di Kec VII Koto Ilir tepatnya di depan kantor Kecamatan karena lintasan produksi dari dalam melalui penyeberangan karena jalan tersebut sering rusak, di satu sisi akses pelayanan publik di kantor Camat, makanya itu kita tangani dananya kurang lebih sebesar Rp8 milyar. 

" Penanganan untuk jalan 21 kita mulai dari ujung reged beton yang sudah di kerjakan beberapa tahun lalu, nanti di bagian awal dari paal 12 sampai Blok E Alai Ilir beberapa titik di lakukan penanganan reged beton tapi untuk unit 15 arah Rimbo Bujang yang kondisinya masih relatif bagus hanya di overlay," ucap Sardi. 

Sardi menegaskan, fokus penanganan jalan tersebut hanya di dua ruas saja meskipun di ruas jalan Kabupaten itu sebenarnya tiga ruas, Paal 12 Blok E dan Blok E jalan 21, tetapi kalau masyarakat secara umum taunya jalan 21.

Lebih lanjut ungkap Sardi, mengenai perencanaan jalan tesebut sudah di rencanakan pada tahun sebelumnya, ruas jalan itu sudah pernah kita usulkan dari dana alokasi khusus (DAK) dan dana inpres jalan daerah waktu itu tapi karena belum full akan kita tangani dengan menggunakan dana pinjaman PT SMI ini. 

" Pada tahun 2025 di perubahan kemarin perencanaannya yang sudah ada kita review kembali dan disesuaikan karena jalan Inpres daerah cukup mahal jadi kurang efektif namun data awalnya kita pakai dan desainnya ada sedikit perubahan di sesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan. (ARDI

Minggu, 04 Januari 2026

Pj Sekda: UPTD BLK Sementara Manfaatkan Gedung Bekas Puskesmas Tebo Tengah

Pj Sekda Tebo, Dr Sindi/foto: dok redaksiduasatu

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- 
Penjabat (Pj) sekretaris daerah (Sekda) Tebo, Sindi mengatakan, bahwa unit pelaksana teknis daerah (UPTD) balai latihan kerja (BLK) merupakan organisasi perangkat daerah (OPD) dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tebo yang di bentuk dengan peraturan bupati (Perbup),"ujarnya Jum'at, 2 Januari 2025.

Tentunya BLK itu untuk melengkapi dan menambah bagi temen-temen yang butuh keterampilan, dia akan kita latih di pelatihan yang ada di BLK. Nanti akan ada beberapa macam pelatihan sesuai dengan talentanya masing-masing. 

" Kalau sudah mengikuti dan melakukan pelatihan tentu mereka punya talenta dan di harapkan bisa masuk ketempat lapangan kerja,"kata Sindi. 

" Terkait dengan gedung atau kantor UPTD BLK, Sindi memastikan, bahwa saat ini sedang kita tata dan dalam penataannya perlu sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya lainnya termasuk masalah anggaran. 

Sindi menyebutkan, bahwa sampai saat ini peralatan kita sebetulnya sudah di hibahkan dari Provinsi Jambi, namun dalam waktu dekat akan kita tata di bekas gedung Puskesmas Muara Tebo, sambil menunggu kalau ada hal yang baru," katanya. (ARDI

Diduga Dana KIP Kuliah Ditilap Oknum IAI Tebo, Gemakato: Didalamnya Ada Hak Anak Yatim dan Kurang Mampu

Gambar: Ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Miris, hari gini jenjang pendidikan tinggi islam di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi di nodai oleh tangan-tangan kotor yang di duga di tilap oleh oknum kampus dengan memanfaatkan program kartu indonesia (KIP) kuliah, dari pemerintah untuk para mahasiswa yang berprestasi dan tidak mampu.

Informasi yang berhasil di himpun bahwa bantuan pendidikan yang seharusnya full di dapat dan di terima mahasiswa kurang mampu diduga dipotong, parahnya lagi KIP di simpan oleh pihak kampus institut agama islam (IAI) Kab Tebo. 

Kritik dan kecaman keras di ungkap oleh aktivis gerakan mahasiswa kabupaten tebo (Gemakato), Rengki Delfika, bahwa tindakan yang diduga di lakukan pihak kampus kepada mahasiswa penerima KIP selama ini, mereka hanya mendapat SPP gratis dari beasiswa yang harusnya di terima setiap pencairan sebesar Rp6,5 juta. 

" SPP cuma Rp2jt an, artinya Rp4,5 juta lagi dari sisanya di duga digelapkan oleh kampus,"kata Rengki, Minggu 4 Januari 2026.

" Aktivis Gemakato ini meminta pihak kampus untuk segera mengembalikan hak mahasiswa yang diduga di potong, karena di dalamnya juga ada hak anak yatim dan orang kurang mampu. 

Terhadap hal ini Rengki pun meminta kepada pihak pemerintah atau yang berwenang untuk segera mengaudit dan memeriksa manajemen kampus," pungkasnya.

Menanggapi persoalan tersebut, rektor IAI Kab Tebo, Nurhuda, Minggu 4 Januari 2025 melalui pesan whatsapp maupun sambungan telpon, hingga berita ini di tulis belum berhasil di hubungi. (ARDI

Dari 25 Perusahaan di Kab Tebo Baru 5 Yang Melaporkan Data WLKP Ke Disnakertrans

Kabid penempatan perluasan kesempatan kerja pelatihan dan produktivitas, M Nofri Zamhar, S.Sos/foto: dok redaksiduasatu

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-
 Pencari kerja (Pencaker) yang terdaftar di dinas tenaga kerja dan transmigrasi Kab Tebo selama tahun 2025 berjumlah 243 orang, sementara jumlah penempatan tenaga kerja (Naker) sebanyak 318 orang yang membuat kartu kuning,"ujar Kadis Nakertrans Kab Tebo melalui Kabid penempatan perluasan kesempatan kerja pelatihan dan produktivitas, M Nofri Zamhar, Senin 29 Des 2025.

Nofri melanjutkan, untuk Pencaker calon pekerja migran indonesia (CPMI) yang sudah berkerja di beberapa negara berjumlah 8 orang selain di Turki, Hongkong, Taiwan, Polandia dan Malaysia. 

" Tapi yang lebih dominan adalah Taiwan sebanyak 4 orang, dengan rata-rata jenjang pendidikan para Pencaker di Kab Tebo SMA sederajat,"lanjutnya.

Selain itu Nofri mengimbau kepada pihak perusahaan agar memberikan data real wajib lapor ketenagakerjaan perusahaan (WLKP) untuk di sampaikan ke kantor Disnakertrans, karena hal ini tak lepas jika terjadi permasalahan baik Naker yang di PHK atau bermasalah. 

Sejauh ini beber Nofri berdasarkan data masuk ke Disnakertrans Kab Tebo, hanya 5 perusahaan yang mematuhi dan taat WLKP dari 25 perusahaan, selebihnya belum menyampaikan sepenuhnya. 

" Menurut aturan ada sanksi terhadap perusahaan yang tidak patuh dan taat menyampaikan data WLKP kepada Disnakertrans, sesuai peraturan menteri tenaga kerja (Permenaker),"ucap M Nofri Zamhar. (ARDI

Sabtu, 03 Januari 2026

Diklaim Cuma Telat Sehari Dari Kontrak, PPK Turap Pagar Puding Hibah BNPB Kenakan Denda Segini Ke Rekanan

Gambar: dok redaksiduasatu

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Meski bobot pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) atau turap di desa Pagar Puding Kecamatan Tebo Ulu, hibah dari badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) tahun anggaran 2025 senilai Rp20,4 milyar, per 31 Desember 2025 sudah mencapai 100 persen, namun rekanan pelaksana pt pulau bintan bestari (PT PBB) kerja sama operasi (KSO) dengan pt selaras restu abadi (PT SRA) di kenakan denda. 

Kepala badan penanggulangan bencana daerah Kab Tebo melalui sekretaris BPBD Ahmad Rony juga pejabat pembuat komitmen (PPK) pengerjaan proyek turap tersebut menjelaskan, per 31 Desember 2025, pekerjaan sudah di selesaikan dengan bobot 100 persen. 

Rony mengakui, bahwa memang di awal pengerjaan turap desa Pagar Puding, kita berkontrak sampai dengan 30 Des 2025.

" Namun di perpanjang menjadi 31 Des 2025 dan nantinya satu hari itu kita kenakan denda sebesar satu per mil dari nilai kontrak,"ucap Rony Jum'at 2 Januari 2025 saat di wawancara duasatu.net.

Selain itu Rony memaparkan denda yang dikenakan ke pihak pelaksana pengerjaan proyek hibah turap di desa Pagar Puding tersebut, adalah satu per mil dengan rincian kita kenakan sebesar 1/1000 dari nilai kontrak yang sudah di sepakati," katanya.

" Progres fisik memang sudah 100 persen, namun untuk pengenaan sanksi lain tidak ada, karena mereka dapat menyelesaikan pekerjaan, hanya disisi administrasi dalam hal pelaksanaan mereka di kenakan denda. 

Sedangkan untuk sisa pengembalian, itu tergantung dari SLPP dari nilai Pagu yang di kembalikan ke rekening kas umum negara (RKUN) BNPB ada dua, pertama sisa anggaran, bisa jadi dari sisa harga perkiraan sendiri (HPS), sisa Pagu (plafon batas anggaran tertinggi) yang selisihnya dengan nilai kontrak. 

" Kedua lanjut Rony, bisa jadi dari nilai kontrak yang tidak terserap, artinya ini tergantung dari fisik berapa di lapangan, ketika fisik selesai yang akan di kembalikan ke RKUN BNPB hanya sisa Pagu anggaran. (ARDI

 


Ad Placement

Politik

Pendidikan

Nasional