Media Online : www.duasatu.net

News

Pemerintah

Hukrim

Advertorial

Video

Jumat, 16 Januari 2026

Toko Bangunan Milik Li Ming Quan di Bangko Pintas Muara Tabir, Kab Tebo Ludes Terbakar

Toko bangunan yang terbakar/foto: dok Damkarmat Kab Tebo

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Kebakaran hebat menghanguskan toko bangunan beserta isinya yang terjadi di Desa Bangko Pintas Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi sekira pukul 19.00 Wib pada Kamis 15 Januari 2026 malam. 

Selain jauhnya jarak tempuh, petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Kab Tebo Pos Tebo Ilir kesulitan menuju lokasi kebakaran lantaran kondisi jalan rusak dan baru tiba di lokasi sekira pukul 21.39 Wib. 

Meski kebakaran berhasil di kendalikan warga di bantu bersama anggota Polsek Muara Tabir dengan alat seadanya, toko bangunan milik Li Ming Quan pun ludes terbakar tak terselamatkan. 

Atas kejadian tersebut petugas Damkarmat Pos Tebo Ilir hanya bisa melakukan pendinginan terhadap objek bangunan yang terbakar sampai dalam kondisi api benar-benar padam. 

Sementara itu kepala dinas (Kadis) Damkarmat Kab Tebo, Riswan Pasaribu membenarkan, berdasarkan laporan personel di lapangan telah terjadi kebakaran sebuah toko bangunan dua lantai berukuran 20×30M2 milik Ling Ming Quan. 

Meski tidak sampai merenggut korban jiwa, kerugian pemilik toko bangunan di taksir mencapai Rp1,5 milyar, sedangkan untuk sementara penyebab kebakaran di duga di akibatkan korsleting hubungan arus pendek listrik," tulis Riswan melalui pesan whatsapp,Jum'at 16 Januari 2026. (ARDI

Kamis, 15 Januari 2026

Bakeuda Tebo, Tersisa 1 Milyar Dana Hibah BNPB Jadi Silpa, BPBD: Kita Masih Koordinasi Pusat

Foto: dok BPBD Kab Tebo

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- 
Pasca proyek pengerjaan tanggul penahan sungai atau turap di desa Pagar Puding, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi hibah dari BNPB senilai Rp20,4 milyar yang di kerjakan oleh PT PBB ber KSO dengan PT SRA di klaim selesai 100 persen per 31 Desember 2025 namun telat sehari dari kontrak dan di bayarkan 95 persen. 

Berkaitan dengan hal tersebut kepala badan keuangan daerah (Bakeuda) Kab Tebo, Hendry Nora, memastikan bahwa proyek turap Pagar Puding di Kecamatan Tebo Ulu tersebut baru di bayarkan 95 persen. 

Namun 5 persen sisa anggaran proyek yang di bayarkan untuk saat ini masih berada atau tetap di kas daerah," lanjutnya, Kamis 15 Januari 2026 melalui sambungan telpon. 

Hendry Nora melanjutkan, sisa anggaran 5 persen tersebut akan dibayarkan atau tidak ke pihak rekanan itu tergantung dengan BPBD seperti apa nanti, karena kami tidak tau regulasinya," katanya.

" Yang jelas tegas Hendry Nora, dana sisa 5 persen saat ini ngendap di rekening kas umum daerah (RKUD), kalau sudah masuk biasanya di pastikan tidak kembali lagi ke pusat dan akan menjadi silpa. Karena dana hibah BNPB yang tersisa jumlahnya lebih kurang tinggal Rp 1 milyaran lagi. 

Sementara itu pejabat pembuat komitmen (PPK) BPBD Kab Tebo pada proyek turap Pagar Puding, Ahmad Rony menyatakan, 5 persen sisa dana hibah tersebut masih di koordinasikan dengan BNPB. 

" Kalau memang itu tidak ditarik akan jadi silpa dan menjadi hutang Pemda ke rekanan. Kalau dari BNPB membolehkan yang 5 persen itu tidak di kembalikan ke rekening kas umum negara (RKUN) otomatis nanti di anggaran perubahan, kita tinggal bayarkan ke rekanan,"ujar Rony. 

Rony juga menyebutkan untuk yang 5 persen memang ada dari pihak rekanan menagihnya, cuma mereka tidak bisa menyelesaikan masa waktu 31 Des 2025 malam itu, sedangkan pembayaran yang 95 persen itu hak rekanan. (ARDI

Rabu, 14 Januari 2026

Begini Kondisi Proyek Ruang NICU/ICU di RSUD STS Kab Tebo

Terlihat pekerja masih sibuk dengan pekerjaannya/foto: dok redaksiduasatu

TEBOJAMBI,DIASATU.NET- Proyek pembangunan ruang neonatal intensive care unit (NICU) unit perawatan intensif di rumah sakit khusus untuk merawat bayi baru lahir (neonatus) yang sakit kritis atau prematur, dan intensive care unit (ICU) atau unit khusus merawat pasien kritis di rumah sakit umum daerah sulthan thaha saifuddin (RSUD STS) senilai Rp3 milyar, belum rampung sejak Selasa 13 Januari 2026,

Selain kondisi masih semrawut tampak pekerja sedang memasang pintu, kabel, malah masih ada yang menggali parit untuk pemasangan pralon. 

Belum di ketahui apa pekerjaan telah di bayarkan 100 persen oleh PPK atau belum karena hingga berita ini di tulis belum ada membalas pesan whatsapp dari pejabat RSUD Tebo terkait dengan pekerjaan tersebut. 

Sementara salah seorang pekerja yang namanya minta tidak di sebutkan, Selasa 13 Januari 2026 berujar, bahwa target pekerjaan akan selesai pada Kamis 15 Januari 2026 besok,"katanya singkat. 

Terpantau di lokasi pekerja sedang memasang kabel dan instalasi, yang masih semrawutan, belum diketahui apa pembangunan ruangan ICU/NICU ini lengkap dengan alat atau hanya sebatas gedung. (ARDI)

Hadapi Pilkades Serentak 2026, Disdukcapil Kab Tebo Langsung Cetak KTP di 15 Desa Pemekaran Secara Marathon

Pelaksanaan cetak KTP di desa Perintis Makmur Kec Rimbo Bujang/foto: dok Disdukcapil Kab Tebo

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-  
Hadapi pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2026, dinas penduduk dan catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi jemput bola turun langsung ke 15 desa-desa pemekaran untuk melakukan pencetakan identitas kartu tanda penduduk elektronik (KTP) dari desa lama ke alamat desa yang baru. 

Pelaksana tugas (Plt) Kadis Dukcapil Kab Tebo, Ali Bato menjelaskan, pada Juni 2026 akan di adakan Pilkades Serentak, oleh karena itu kita upayakan desa-desa pemekaran yang masih punya KTP di desa itu untuk segera mencetak KTP desa yang baru supaya mereka punya hak pilih di Pilkades mendatang.

" Iya dari KTP lama kita cetak KTP alamat yang baru atau desa pemekaran,"kata Ali Bato, Rabu 14 Januari 2026 di hubungi
duasatu.net melalui sambungan telepon. 

Selain itu Ali Bato juga memastikan ketersediaan blanko KTP sudah siap, seandainya habis kita tinggal jemput ke Dirjen Dukcapil. Sejauh ini kita sudah turun sejak tanggal 13 Januari 2026 kemarin. " Tanggal 13-14 kemarin kita turun di desa Tegal Asri dan sekarang sedang berada di desa Perintis Makmur sampai besok Kamis 15 Januari 2026.

Diakui Ali Bato, antusias masyarakat cukup tinggi,kita berharap kepada Kades-Kades pemekaran untuk mengimbau warganya yang belum punya KTP desa pemekaran untuk segera menggantinya. 

" Pencetakan KTP langsung di lakukan secara marathon di 15 desa pemekaran, kita targetkan di akhir April 2026 sudah rampung semuanya,"ucap Ali. 

Ali Bato menambahkan, bahwa pencetakan KTP di 15 desa pemekaran ini terbagi dalam tiga tim, satu tim terdiri dari 11 orang dengan desa yang berbeda, di dampingi masing-masing perangkat desa. (ARDI

Diduga Akibat Arus Pendek Listrik, Toko Pupuk di Pasar Muara Tebo Berhasil Dipadamkan Damkarmat

Petugas Damkarmat Kab Tebo usai melakukan pemadaman toko pupuk di pasar Muara Tebo/foto: dok Damkarmat Kab Tebo


TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Salah satu toko perlengkapan pertanian yang terletak di pasar Muara Tebo, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi berhasil di padamkan oleh tim pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat), sekira pukul 22.45 Wib pada Selasa 13 Januari 2026 malam. 

Kepala dinas (Kadis) Damkarmat Kab Tebo, Riswan Pasaribu membenarkan,  telah terjadi kebakaran di pasar Muara Tebo pada Selasa 13 Januari 2026 malam sekira pukul 22.17 Wib malam.

Beruntung dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak sampai merembet ke bangunan lainnya, dan api berhasil di padamkan oleh petugas Damkarmat Kab Tebo sekira pukul 22.45 Wib," lanjutnya, Rabu 14 Januari 2026.

Riswan menyebutkan dalam peristiwa kebakaran tersebut tak ada korban jiwa namun kerugian korban pemilik toko di taksir mencapai sekitar Rp50 jutaan. 

Diketahui bahwa bangunan yang terbakar adalah tokoh pupuk milik korban bernama Imanudin yang berlokasi di pasar Muara Tebo, sedangkan dugaan kebakaran  diakibatkan arus pendek listrik,"ucap Riswan. (ARDI

Selasa, 13 Januari 2026

DKPP Kab Tebo Pastikan Stok Cadangan Beras Pemerintah Tahun 2026 Aman

Gambar: Ilustrasi

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- 
Dinas ketahanan pangan dan perikanan (DKPP) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi memastikan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) untuk tahun 2026 aman. 

Pelaksana tugas (Plt) kepala dinas (Kadis) DKPP Kab Tebo, Arif Haryoko, mengatakan, bahwa stok CBP untuk tahun 2026 yang di titipkan di badan urusan logistik (Bulog) Muara Bungo di pastikan aman. 

Lebih lanjut disampaikan Arif Haryoko, bahwa pada tahun 2025 lalu kita telah menyalurkan cadangan pangan untuk masyarakat yang terdampak banjir sekitar 7588 Kg yang bersumber dari anggaran tahun 2024.

" Kemudian di tahun 2026 ini ungkapnya, kita masih punya stok CBP 14,5 ton di titipkan di Bulog Muara Bungo, yang pengadaan anggarannya di tahun 2025," kata Arif. 

" Stok CBP kita harus selalu ada dan kita tidak tau kapan sewaktu-waktu di butuhkan, stoknya sudah ada. 

Arif menuturkan, CBP yang ada di tahun 2026 ini bukan sisa tapi memang sengaja di adakan, namun begitu bisa saja karena pada tahun 2025 kemarin kita hanya memanfaatkan sekitar lebih kurang 7 ton dan bisa saja kalau dalam sewaktu-waktu lebih dari itu, artinya kalau lebih dari itu buffer stock kita akan menjadi lebih sedikit.

Persediaan CBP yang di titipkan di Bulog Bungo itu bisa di gunakan untuk korban terdampak banjir atau musibah lainnya, yang dapat di berikan ke masyarakat dan di pastikan stok CBP kita untuk tahun 2026 ini aman," ucap Arif Haryoko meyakini. (ARDI

Sidang Mediasi, Dugaan Penyerobotan Lahan Milik Aeril Tarigan Oleh PT TAL di PN Tebo Belum Ada Titik Temu

Ruang mediasi PN Tebo/foto: dok redaksiduasatu

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- 
Pengadilan
negeri (PN) Tebo gelar sidang mediasi lanjutan antara penggugat Aeril Tarigan dalam perkara perdata No 21/Pdt.G/ 2025/PN Mrt, melawan tergugat 1, pt tebo alam lestari (PT TAL) bersama 12 orang tergugat lainnya terkait perbuatan melawan hukum dugaan penyerobotan lahan belum menemui titik temu. 

Kuasa hukum penggugat M Azri mengatakan, bahwa terkait sidang mediasi gugatan Aeril terhadap PT TAL dan kawan-kawan (dkk) tadi adalah mediasi ulang dan belum ada titik temu. 

Dalam mediasi lanjut Azri, masih mencocokan antara objek sengketa, bahwa objek sengketa kita itu berdasarkan titik kordinat atas nama si A, B,C, ialah tergugat 2 sampai 12, namun PT TAL mengklaim, namanya orang lain, yaitu kita kasih dokumen ke PT TAL untuk di crosscheck ulang,"katanya singkat, Selasa 13 Januari 2026.

Sementara kuasa hukum  PT TAL, Naikman Malau menjelaskan, pada sidang mediasi sebelumnya kita minta titik kordinat dari objek yang mereka maksud (penggugat) dan pada waktu itu di tunda dua minggu tidak diserahkan titik kordinat, baru hari ini. 

" Dengan tidak ada titik kordinat kita tidak bisa petakan mana tanah sesungguhnya yang mereka klaim. Namun pihak mediator memberi kesempatan dengan di serahkannya titik kordinat, kita akan coba overlay dulu dengan peta PT TAL, sehingga nanti bisa kita petakan objek di permasalahkan itu beli dari mana begitu juga surat-suratnya yang diperoleh, itu nanti yang mau di mediasikan. 

" Kita akan coba pelajari lahan tempat kita membeli, untuk di kaji perolehannya karena selama ini PT TAL membeli melalui jual beli di hadapan PPAT, nanti akan dikaji saksi-saksi sebelumnya, kalau ada yang tidak jelas mungkin ada peluang mediasi disitu. " Kalau ternyata PT TAL membelinya jelas, kita sampaikan apa ada musyawarah atau tidak,"kata Naikman. 

Lahan yang di gugat oleh Aeril ini ucap Naikman kurang lebih 25 hektar, menurut dalam peta luasnya satu hamparan. Sedang lahan yang di beli oleh PT TAL sebelumnya masih belukar, sekarang sudah ditanami kelapa sawit," pungkasnya. (ARDI

Diguyur Hujan, Pagar SMPN 5 Panggarangan Roboh

Foto: dok A Abdulrohim

LEBAKBANTEN,DUASATU.NET- Diduga
akibat kondisi tanah yang labil pagar beton, SMP Negeri 5 Panggarangan Kabupaten Lebak, Banten roboh diterjang hujan yang mengguyur sejak pagi, Senin 12 Januari 2026.

Robohnya pagar tersebut menimbulkan kekhawatiran pihak sekolah dan orang tua siswa, mengingat lokasi pagar berada di area yang sering dilalui para siswa saat jam masuk dan pulang sekolah. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

Pihak sekolah segera mengambil langkah cepat dengan memasang pembatas sementara di sekitar lokasi pagar yang roboh guna menghindari potensi bahaya bagi para siswa dan tenaga pendidik.

“ Kami berharap pagar ini dapat segera di perbaiki agar tidak membahayakan keselamatan siswa. Kondisi ini sangat rawan jika dibiarkan terlalu lama,” ujar salah satu pihak sekolah.

Pihak sekolah juga telah melaporkan kejadian ini kepada dinas terkait agar segera dilakukan perbaikan permanen. Diharapkan, pemerintah daerah dapat merespons cepat demi menjamin keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar di SMPN 5 Panggarangan. (A ABDULROHIM

Senin, 12 Januari 2026

BKPSDM Tebo Bilang, Mungkin Besok, BKN Keluarkan Rekom Hasil Selter JPTP Tahun 2025

Gbr: ilustrasi

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Hingga hari ini belum ada informasi resmi dari badan kepegawaian sumber daya manusia (BKPSDM) terkait dengan pengumuman hasil seleksi terbuka (Seliter) jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) eselon II di lingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) Tebo tahun 2025.


Diketahui pada sebelumnya, jadwal pengumuman sempat molor dua kali, yaitu tanggal 31 Desember 2025 di perbarui 8 Januari 2026. Hal tersebut lantaran BKPSDM Kab Tebo, katanya masih menunggu rekomendasi dari badan kepegawaian negara (BKN). 

Proses Selter sudah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, mungkin besok hasil Selter di umumkan, karena rekom itu, menetapkan peringkat terbaik (tiga orang) dari tahapan seleksi yang telah di selesaikan peserta,"kata kepala BKPSDM Kab Tebo melalui Kabid, Gunawan, Senin 12 Januari 2026.

Tertundanya pengumuman lanjutnya, karena BKN belum mengeluarkan rekomendasinya terhadap penetapan peringkat terbaik peserta JPTP eselon II. Rekomendasi keputusan BKN itu jadi acuan kepala dearah untuk menetapkan pejabat JPT di OPD yang belum terisi.

Berbeda dengan dinas Dukcapil, ada perlakuan khusus. Dari rekomendasi BKN selanjutnya di rekomendasikan oleh kepala daerah (Bupati Tebo) ke Kemendagri, melalui Dirjen Dukcapil.

" Untuk rekomendasi ke Dirjen Dukcapil prosesnya melalui aplikasi sistem. Berapa lama, tidak bisa di pastikan, tergantung proses yang berlaku di Kementrian,"jelas Gunawan. (ARDI

Disperkim Kab Tebo Klaim, 40 Unit PRTLH Tahun 2025 Senilai Rp800 Juta Rampung 100 Persen

Setelah PRTLH dilakukan/foto: dok Disperkim Kab Tebo

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Dinas perumahan kawasan dan permukiman (Disperkim) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi memastikan pelaksanaan perbaikan rumah tidak layak huni (PRTLH) tahun 2025 diperuntukan bagi masyarakat tidak mampu rampung 100 persen. 

Kepala dinas (Kadis) Perkim Kab Tebo melalui Kabid kawasan permukiman, Sainusi, mengatakan, sebelumnya sudah disampaikan, kita telah menganggarkan dari APBD, senilai Rp800 juta untuk 40 unit PRTLH. 

" Yang mana pelaksanaan PRTLH sudah selesai 100 persen,"kata Sainusi, Senin 12 Januari 2025.

Sainusi mengakui, antusias masyarakat yang mendapat PRTLH dari pemerintah cukup tinggi. Karena masyarakat tidak mampu yang menginginkan bantuan PRTLH di Kab Tebo kata Sainusi cukup banyak sekali. 

Sesuai data, bahwa masyarakat yang menginginkan bantuan PRTLH ada sekitar 6 ribuan lebih. Hal ini juga yang menjadi keluhan masyarakat tak mampu karena program PRTLH terlalu sedikit. 

Namun demikian, harapan kami Pemkab Tebo kepada masyarakat yang telah mendapatkan PRTLH untuk dapat menjaganya dengan baik,"ujar Sainusi. (ARDI

Minggu, 11 Januari 2026

Inchraht, Pemkab Tebo Copot 2 Orang Pegawai ASN

Gbr Ilustrasi: ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tebo melalui badan kepegawaian sumber daya manusia (BKPSDM) bakal jemput bola untuk meminta salinan putusan ke pengadilan negeri (PN) tindak pidana korupsi (Tipikor) Jambi terhadap dua orang pegawai aparatur sipil negara (ASN) yang telah di nyatakan berkekuatan hukum tetap (Inchraht). 

Hal tersebut disampaikan oleh pelaksana tugas (Plt) BKPSDM Kab Tebo, Suwarto, bahwa kami rencananya minggu depan nanti akan menemui PN Tipikor Jambi untuk meminta salinan putusan resmi terhadap dua orang pegawai ASN Pemkab Tebo yang telah Inchraht. 

" Berdasarkan salinan putusan itu kami nantinya akan membuat surat keputusan (SK) pemberhentian total (pecat),"ujar Suwarto, Jum'at 9 Januari 2025 saat di temui di ruang kerjanya. 

Suwarto menegaskan, apabila seorang pegawai ASN terlibat Tipikor walaupun cuma di vonis satu hari dan di nyatakan Inchraht tetap di berhentikan total atau di pecat dari status ASN,"katanya.

" Sudah ada surat pengantar dari Sekda untuk menjemput salinan resmi putusan PN Tipikor tersebut, rencananya minggu depan, Kabid yang membidangi itu akan berangkat ke Jambi,"ucap Suwarto singkat. (ARDI

Sabtu, 10 Januari 2026

Begini Kondisi Proyek Turap Pagar Puding Senilai 20,4 Milyar, Tebo-Jambi, Pasca Dinyatakan Selesai 100 Persen

Kondisi retakan panjang pada jalan reged beton pada turap Pagar Puding, Kec Tebo Ulu, Kab Tebo, Prov Jambi/foto: dok redaksiduasatu

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Pasca 10 hari di nyatakan selesai meski telat sehari dari kontrak yang telah di sepakati terhadap proyek pekerjaan pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) atau turap tanggul penahan sungai di desa Pagar Puding Kecamatan Tebo Ulu, hibah dari BNPB tahun 2025 senilai Rp20,4 milyar kondisi cor reged betonnya mulai terlihat pecah atau retak. 

Berdasarkan laporan warga setempat, di sampaikan bahwa 10 hari setelah pengerjaan yang di paksakan selesai, oleh rekanan pemenang tender proyek yakni pulau bintan bestari (PT PBB) kerja sama operasi (KSO) dengan selaras restu abadi (PT SRA), kondisi badan jalan reged beton sudah mengalami retakan panjang,"ujar Mursalin tokoh masyarakat desa Pagar Puding juga anggota DPRD Tebo, Sabtu 10 Januari 2025.

Mursalin menyebutkan, bahwa di ketahui saat pengecoran jalan reged beton memang dalam kondisi hujan. Selain itu dugaan ini yang semestinya pemadatan tanah di lakukan menggunakan compact tapi sepertinya hanya formalitas saja, terlihat ketika hujan lebat kondisi struktur tanah bergerak seperti kurang padat," katanya. 

" Kemudian struktur jalan seperti beton dasar yang tebal 10 cm cuma sekedar formalitas di pinggir, kelihatan antara jalan dan batu jalan yang retak terlihat jelas,"ungkapnya.

Oleh karena itu saya berharap agar komisi III DPRD Tebo dapat kembali untuk inspeksi turun ke lapangan," pinta Mursalin. 

Lebih lanjut di paparkan Mursalin, belum lagi pekerjaan beton yang seharusnya di lakukan finishing tidak di lakukannya. Pokoknya kacau dah pengerjaannya tidak sesuai dengan anggaran yang habis dengan fakta di lapangan,"imbuhnya. (ARDI)

 


Ad Placement

Politik

Pendidikan

Nasional