Media Online : www.duasatu.net

News

Pemerintah

Hukrim

Advertorial

Video

Senin, 14 September 2026

Proyek Rp3,2 Miliar di Labura Diduga LPA Spek A Diganti, Lebih Banyak Material Abu Dari Batu Split

Proyek pengaspalan jalan Aek Kanopan-Bandar Manis senilai Rp3.276.200.000 dibiayai DBH sawit/foto: dok Ifnu Sungkowo

LABURA,DUASATU.NET- Proyek pengaspalan jalan Aek Kanopan-Bandar Manis senilai Rp3.276.200.000 dibiayai dari dana bagi hasil (DBH) sawit TA 2026 diduga dikerjakan asal-asalan. Material lapis pondasi agregat LPA yang dihampar disinyalir tidak sesuai spesifikasi kontrak dan justru diakui petugas sendiri lebih banyak abunya.

Pantauan dilapangan, Senin 14 Sept 2026 di jalan perkebunan sinar mas Kanopan Ulu, Kec Kualuh Hulu, material yang diratakan motor grader di dominasi tanah dan abu. Padahal dalam RKS, LPA Kelas A wajib bergradasi batu pecah 1,5 inci s/d No.4.

Pengakuan mengejutkan datang dari petugas lapangan proyek bermarga Manurung. Saat dikonfirmasi di lokasi, ia tidak menampik adanya ketidaksesuaian.

" Abunya agak banyak. Batunya sikit," ucap Manurung.

Lebih parah lagi, dari pihak Dinas PU Labura melalui perwakilannya mengakui material yang dipakai bukan LPA Kelas A.

" Itu bes spek B,"ujar petugas dari Dinas PU.

Pernyataan ini kontradiktif dengan papan proyek yang terpasang. Jika yang di kerjakan Spek B, maka jelas terjadi penyimpangan terhadap kontrak dan spek teknis yang seharusnya.

Mirisnya lagi proyek milyaran pekerjaan dan petugas tidak profesional dengan tidak terlihat adanya pengujian mutu material dan pengawasan dari konsultan supervisi maupun PPK saat material datang.

Dalam video yang diambil awak media juga photo lapangan, terlihat jelas kondisi pondasi sangat lunak. Bekas ban alat berat dalam dan material mudah tergerus. Warga khawatir jalan yang baru dibangun akan cepat rusak dan anggaran Rp3,2 Miliar terbuang percuma.

Proyek ini dikerjakan CV Tujuh Bintang Gemilang dengan konsultan supervisi CV Wastu Cipta Consultant. Hingga berita ditulis, PPK dan Konsultan belum memberikan klarifikasi resmi.

Pakar konstruksi Hutajulu menilai, "jika pondasi sudah menggunakan material di bawah spek, maka usia jalan tidak akan sampai 1 tahun. Ini pemborosan uang negara," ujarnya via pesan singkat.

Warga mendesak Bupati Labura, Inspektorat, dan Aparat Penegak Hukum segera turun, menghentikan pekerjaan, dan mengaudit proyek ini sebelum terlambat.

Reporter
IFNU SUNGKOWO

Dinas PMD Kab Tebo Layangkan SP3 Kades Pematang Sapat

Kabid pemerintahan dan kelembagaan, Prayitno/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-
Dinas pemberdayaan masyarakat desa (Pemdes) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, telah melayangkan surat teguran tertulis ketiga (SP3) terhadap kepala desa (Kades) Pematang Sapat, Kecamatan Rimbo Bujang, Riduan. 

Terkait SP3 tersebut di benarkan oleh kepala dinas (Kadis) PMD Kab Tebo, melalui Kabid pemerintahan dan kelembagaan (Pemdes Kel), Prayitno, terkait desa Pematang Sapat, ungkapnya SP1, SP2 sudah kita layangkan tempo hari. 

" Dilihat progres pengembaliannya juga tidak ada dari Kades, maka tanggal 9 September 2026 hari Rabu kemarin sudah kita antar untuk SP3 nya ke desa Pematang Sapat di sambut oleh BPD, Sekdes dan perangkatnya,"lanjut Prayitno ditemui di kantornya, Senin 14 September 2026.

Ungkap Prayitno, setelah SP3 di layangkan, sekitar 20 hari kedepan kita tunggu itikad Kades Pematang Sapat, Riduan, apabila tidak ada itikad baik akan langsung di bawa ke tim pemberian sanksi dan penghargaan penyelenggaraan pemerintah desa di tingkat Kabupaten. 

Selanjutnya untuk diberikan sanksi yang lebih tegas lagi yaitu pemberhentian sementara," tegas Prayitno. 

Reporter
ARDI

Sedang di BAP Kabid Lalin, Polisi Ciduk Oknum Pegawai ASN DLH-Hub Kab Tebo Berinisial EW

Oknum pegawai ASN DLH-Hub Kab Tebo, berinisial EW dibawa petugas kepolisian/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Pegawai dinas LH-Hub Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi sekira pukul 10.46 Wib pagi tadi, Senin 14 September 2026, di kejutkan dengan sejumlah pihak kepolisian yang langsung mengamankan salah satu pegawai ASN berinisial EW. 

Berkaitan dengan hal tersebut, kepala dinas (Kadis) LH-Hub Kab Tebo melalui Kabid lalu lintas, Maizar membenarkan, EW diamankan oleh sejumlah pihak kepolisian. 

Maizar menyebutkan, sesaat sebelum petugas kepolisian mengamankan, EW, saya sedang memproses berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap yang bersangkutan sekalian menyerahkan motor dinasnya. 

"Tau-tau saat sedang BAP, petugas masuk, kami kaget kok ada polisi disini, dari pihak polsek dan polres juga ada. 

" Saya bilang tunggu dulu, yang sedang BAP yang bersangkutan, tapi karena lebih urgent dari pihak kepolisian ya mau gimana lagi,"ujar Maizar singkat. 

Dilansir media ini sebelumnya, Kadis lingkungan hidup dan perhubungan (LH-Hub), Eryanto, memastikan untuk sementara ini bawahannya EW yang tersandung kasus kedisiplinan sampai saat ini masih pegawainya. 

" Dia sampai sekarang statusnya masih pegawai DLH-Hub, namun sudah kita usulkan penyetopan gajinya secara akumulasi sudah memenuhi syarat sesuai regulasi yang ada,"ujar Eryanto, ditemui di kantornya Jum'at 11 September 2026.

Reporter
ARDI

Minggu, 13 September 2026

Melanggar Disiplin ASN, Dua Pegawai DLH-Hub Kab Tebo Terancam PTDH

Kadis LH-Hub Kab Tebo, Drs Eryanto, MM/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Kepala dinas (Kadis) lingkungan hidup dan perhubungan (LH-Hub), Eryanto, memastikan untuk sementara ini bawahannya EW yang tersandung kasus kedisiplinan sampai saat ini masih pegawainya. 

" Dia sampai sekarang statusnya masih pegawai DLH-Hub, namun sudah kita usulkan penyetopan gajinya secara akumulasi sudah memenuhi syarat sesuai regulasi yang ada,"ujar Eryanto, ditemui di kantornya Jum'at 11 September 2026.

Eryanto menyebutkan, EW sudah sepuluh hari secara berturut-turut absensinya tidak masuk kerja, dan kita sudah harus mengambil tindakan terutama atasannya langsung dalam hal ini kepala bidang lalu lintas (Kabid Lalin). 

Kabid Lalin bersurat ke Kadis untuk kita eksekusi, untuk dikeluarkan surat pemberitahuan BKPSDM diteruskan ke Bakeuda. 

" Surat sudah kita layangkan ke BKPSDM, secara kepegawaian teknisnya untuk di klarifikasi bahwa itu layak dipotong gaji kita bersurat lagi ke Bakeuda,"jelas Eryanto. 

Selain EW, pegawainya yang absen tidak pernah masuk kerja diakui Eryanto memang ada, inisialnya AB, memang berita acara pemeriksaannya sudah siap, kalau sudah siap mau di apakan lagi hidup ini pilihan mungkin dia dapat jalan yang terbaik silahkan saja. 

Dikatakan Eryanto, pelanggaran yang di lakukan oleh AB menyangkut dengan kedisiplinan, sudah memenuhi syarat untuk pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) mau di apakan lagi,"imbuhnya.

Namun apabila AB tidak ada perubahan kemungkinan besar PTDH, tapi kalau EW inikan masih berproses, dalam hal ini kalau dia melakukan perbaikan terhadap sikapnya, dia hadir memenuhi syarat lagi pemblokiran gaji sementara bisa dibuka. 

Pelanggaran disiplin dua pegawai tersebut menjadi contoh, yang tidak baik jangan diikuti yang baik di tingkatkan, dengan personel DLH-Hub sebesar ini perlu pengawasan melekat terutama atasan langsung, termasuk dalam hal ini disitu ada Kasi, Kabid dan Kadis. 

" Kita berharap dan nanti kita himbau seluruh Kasi yang ada anak buahnya kondisinya seperti itu harus dipanggil untuk dinasehati jangan sampai seperti kejadian contoh yang ada dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan anak-anaknya,"ucap Eryanto. 

Reporter
ARDI

Sabtu, 12 September 2026

Wartawan Bidik Indonesia News Dari Tebo, M Halik Raih Nilai Tertinggi Kedua UKW Tingkat Muda

Dari kiri nomor tiga kemeja lengan panjang warna cream, M Halik/foto: Ist

JAMBI,DUASATU.NET- Prestasi membanggakan ditorehkan M. Halik, wartawan Bidik Indonesia News yang bertugas di Kabupaten Tebo. Halik berhasil meraih nilai tertinggi kedua di kelasnya dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang di selenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi.

Dalam ujian tersebut, M. Halik mengikuti UKW tingkat Muda dan dinyatakan kompeten setelah mampu menyelesaikan seluruh rangkaian materi dan pengujian yang diberikan.

Capaian tersebut menjadi bukti keseriusan Halik dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya sebagai wartawan, khususnya dalam menjalankan tugas jurnalistik yang berpegang pada kode etik dan prinsip-prinsip jurnalistik.

Bagi Halik, UKW bukan sekedar ujian untuk memperoleh predikat kompeten. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi ruang untuk mengukur kemampuan sekaligus memperkuat pemahaman dalam menjalankan profesi sebagai insan pers.

Sebagai wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Tebo, Halik selama ini aktif melakukan peliputan berbagai persoalan masyarakat, pemerintahan, sosial, ekonomi, hingga isu lingkungan yang berkembang di daerah.

Raihan nilai tertinggi kedua di kelasnya menjadi pencapaian tersendiri. Terlebih, UKW menuntut peserta tidak hanya mampu menulis berita, tetapi juga memahami proses kerja jurnalistik secara menyeluruh, mulai dari mencari informasi, melakukan verifikasi, wawancara, menyusun berita, hingga memastikan produk jurnalistik tetap sesuai dengan kaidah dan etika pers.

Dengan dinyatakan kompeten, Halik diharapkan semakin mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional serta menghadirkan pemberitaan yang faktual, berimbang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi wartawan daerah lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi di tengah tuntutan profesi jurnalistik yang semakin kompleks.

“Kompetensi bukanlah akhir dari proses belajar, tetapi menjadi awal untuk terus memperbaiki kualitas dalam menjalankan tugas jurnalistik,” demikian semangat yang tercermin dari capaian M. Halik dalam UKW tersebut.

Redaksi

Viral Postingan VT Abah80 di Lebak Banten Tuai Pro Kontra

Wijaya Darma Sutisna aktivis/foto: dok A Abdulrohim

LEBAKBANTEN,DUASATU.NET-Viral postingan video diakun tiktok Abah80, terkait tudingan terhadap oknum wartawan dan LSM, tuai ragam komentar. Dijelaskan dalam beberapa postingannya mengaku memiliki bukti yang di lakukan oknum tersebut.

Menurut Wijaya Darma Sutisna, alias Entis Bule, mengaku sebagai seorang aktivis ini mengatakan, apa yang telah di sampaikan dalam video tiktok (VT) Abah80 itu sah-sah saja, namun hendaknya segera di sampaikan terkait siapa oknum di maksud agar publik bisa tau dengan pasti.

" Selama ini saya terus mengamati beberapa VT tersebut, saya juga menyarankan bila perlu segera lakukan upaya hukum terhadap oknum tersebut, agar semuanya terang benderang," katanya, Sabtu 12 September 2026.

Entis Bule mengaku khawatir akan kepercayaan publik terhadap jurnalis dan LSM, mengingat didapati banyak komentar yang terkesan menyamaratakan dengan perilaku oknum.

" Bila berlama-lama ini akan menjadi opini liar seakan menyamaratakan semua wartawan dan LSM dengan oknum. Terlihat dalam komentar dalam menanggapi VT Abah80, tak sedikit menanggapi miring tentang Wartawan dan LSM. Karena masih banyak Jurnalis dan LSM yang melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan aturan,"katanya.

Entis menilai, edukasi tentang Jurnalistik dan LSM di perlukan untuk masyarakat, pasalnya masih banyak di temukan warga yang belum bisa membedakan antara Jurnalis dan LSM.

"Ini bukan hanya untuk Abah80, tapi untuk kita semua yang faham khususnya ilmu jurnalistik, harus berupaya mengedukasi masyarakat, bagaimana membedakan antara produk jurnalistik dan bukan produk jurnalistik, ditengah banyak sekali informasi hoax,"imbuhnya.

Selain itu Entis meminta kepada pihak sekolah maupun instansi lainnya agar tidak perlu takut akan kedatangan maupun dikonfirmasi oleh Jurnalis dan LSM. Pihak sekolah maupun instansi lainnya berhak mempertanyakan legalitas Jurnalis dan LSM.

"Jika sudah diluar aturan silahkan laporkan ke pihak berwenang tidak perlu memberikan uang dengan dalih apapun, kalau ada yang minta  apalagi memaksa laporkan, negara kita adalah negara hukum, jangan takut selama kita benar,"tutupnya.

Reporter
A ABDULROHIM

Berkat Perjuangan Politisi PDI-P di Senayan, Edi Purwanto Berhasil Realisasikan Perbaikan Jalan Padang Lamo Tahun Ini

Edi Purwanto, anggota Komisi V DPR-RI/foto: Ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Berkat perjuangan dan kegigihannya di Senayan, anggota Komisi V DPR-RI daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Jambi dari politisi partai demokrasi indonesia perjuangan (PDI-P) Edi Purwanto, berhasil merealisasikan perbaikan jalan Padang Lamo yang selama ini di impikan masyarakat Kabupaten Tebo. 

Disela-sela kunjungannya turun langsung meninjau kerusakan jalan Padang Lamo, di dampingi politisi PDI-P Kab Tebo, Edi Purwanto, mengatakan, bahwa hari ini saya berkunjung ketempat yang cukup viral yaitu jalan Padang Lamo. 

" Masyarakat sudah menunggu lama dan pada hari ini saya menjawab, alhamdulillah tahun 2026, kita anggarkan Rp29 milyar untuk jalan Padang Lamo," ungkap Edi Purwanto, Jum'at 11 Sept 2026 petang. 

Edi Purwanto tidak menampik memang belum bisa menyelesaikan sampai ke ujung, tapi kita mulai dulu tadi sudah bicara dengan bupati dan kepala balai, jalan Padang Lamo ini prioritas, mudah-mudahan tahun depan di anggarkan lagi, harapan saya sampai tahun 2029 banyak yang akan diselesaikan di Padang Lamo.

" Khusus Padang Lamo, saya dulu sudah berkali-kali menyampaikan pada RDP dan kita juga sampaikan langsung kepada menteri terkait dengan jalan Padang Lamo," lanjutnya.

Jujur, bilang Edi Purwanto, waktu jalan putus Jambi-Padang semua kendaraan lewat jalan ini akibatnya jalan yang dulunya agak lumayan bagus sekarang bisa sama-sama rasakan begitu parah dan butuh intervensi bagi kita khususnya jalan Padang Lamo. 

" Saya sudah lama kontak-kontakan dengan Bupati dari bulan dua mengajukan kepada saya, kami juga rapat di Pemprov dengan Gubernur, Kadis PU, Bappeda, merumuskan jalan Padang Lamo. 

Intinya Padang Lamo mulai tahun ini kita bangun, September ini tender dan awal Oktober sudah mulai pengerjaannya,"tegas Edi Purwanto. 

Pengerjaan di lakukan mulai dari Tebo sampai ke batas Padang, itu harapan kami, spot-spot yang paling parah jadi prioritas kita untuk di tangani. 

Secara teknis dari balai dengan Pemprov akan mengexercise apa rabat beton atau asbutton nanti kita lihat, kami berfikir ketika ditreatment tidak harus 15 cm misal 10 cm dengan kualitas ketahanan 15-20 tahun, jalan bisa tambah panjang, nanti akan di pelajari.

" Kami ingin lebih panjang tapi tidak mengurangi kualitas dari pada jalan," ujarnya. 

Pada intinya setiap tahun saya berkomitmen ngawal anggaran jalan Padang Lamo supaya sampai 2029 banyak terselesaikan,"jelas Edi Purwanto.

Reporter
ARDI

Hindari Kerusakan Jalan Dibiayai Utang Pinjaman Pemda Tebo, PT SMS Harus Beralih Ke Jalan TMMD

Kadis LH-Hub Kab Tebo, jalan dibiayai pinjaman daerah/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-Diketahui sebelumnya bahwa seluruh fraksi DPRD Kabupaten Tebo, dalam penyampaian pandangan akhir terhadap APBD Perubahan tahun 2026, dengan tegas melarang penggunaan jalan di lalui truk pengangkut crude palm oil (CPO) PMKS pt selaras mitra sarimba (PT SMS) melebihi tonase untuk di tindaklanjuti oleh pemerintah agar tidak merusak jalan yang sedang di perbaiki dibiayai dari utang pinjaman daerah senilai Rp46 milyar. 

Kepala dinas (Kadis) lingkungan hidup dan perhubungan (DLH-Hub) Kab Tebo, Eryanto, mengatakan, terkait alternatif penggunaan jalan untuk angkutan CPO PT SMS yang melebihi tonase ini Bupati sebelumnya sudah membicarakannya dengan owner perusahaan tersebut. 

Karena pada itu saya juga tidak mengikuti, kenapa usulan alternatif jalan akan digunakan tidak dijalankan mungkin owner pada waktu itu lagi sibuk, selain itu untuk perbaikan jalan yang di bangun melalui TMMD tidak sedikit biayanya,"ujar Eryanto, Jum'at 11 September 2026.

Saya berfikiran kalau ada skemanya menjelang perbaikan jalan bisa di laksanakan dia harus ada deposit, kalau di pertambangan itu reklamasi, apabila ada kerusakan Pemda bisa menindak lanjuti, kita berharap ada win-win solution yang terbaik bagi mereka. 

" Saya akan menyampaikan ke Bupati untuk kembali mengundang ownernya lagi supaya segera ada titik temu yang baik saling menguntungkan bagi mereka maupun Pemda, karena kita sedang membangun jalan yang dibiayai pinjaman daerah. 

Membangun jalan itu kalau sudah terjadi juga pasti kelasnya naik, tapi walaupun kelasnya naik harus dibicarakan bersama daya tahan jalannya seperti apa yang bisa menyampaikan dinas PU. 

" Perusahaan wajib untuk mencari jalan alternatif, itulah salah satu zona nyaman berusaha, mereka sudah ada jalan TMMD di samping pabrik, jalur tersebut nanti jadi hidup kedepan harapan kita. 

Memang sebelum keluar jalan lintas ada pemukiman, itu suasananya jadi berbeda cuma tetap harus mereka fasilitasi, karena pemukiman ini sudah lama nanti bahasanya pasti mengganggu. Bahasa mengganggu ini harus di sosialisasikan secara intens. 

Eryanto menegaskan, kalau Pemda menyarankan PT SMS wajib mencari alternatif jalan, tapi kita tidak tau persiapan kemampuan perusahaan, karena jalan TMMD itu masih mentah dan perlu perbaikan yang membutuhkan finansial lebih besar. 

" Tapi itu resiko mereka membangun pabrik di jalan yang tidak layak mereka lewati. Apabila mereka melewati jalan TMMD itu zona aman, makanya PT SMS tinggal sosialisasi di daerah yang ada pemukimannya, efeknya nanti sudah pasti akan ramai,"ucap Eryanto. 

Reporter
ARDI

Jumat, 11 September 2026

WFH ASN Masih Efektif, Sekda Tebo: Kalau di Haruskan Bekerja Seperti Biasa, Tunggu Regulasi Kemendagri

Sekda Tebo, Dr Sindi, SH, MH/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-
Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) menyatakan, work from home (WFH) bekerja dari rumah di anggap efektif dan efisien dalam penyelenggaraan budaya kerja pegawai aparatur sipil negara (ASN). 

Hal ini di sampaikan oleh sekretaris daerah (Sekda) Tebo, Sindi, WFH yang di laksanakan oleh Pemkab Tebo, yang dimulai pada tanggal 1 April 2026 lalu pelaksanaannya merupakan salah satu implementasi dari surat edaran menteri dalam negeri (SE Mendagri) Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang transformasi budaya kerja ASN dilingkungan pemerintah daerah. 

Sampai saat ini Pemkab Tebo masih melakukan WFH, di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) secara bergantian dalam satu minggu, yaitu pada hari Jum'at, dan OPD menjadwalkan ASN nya siapa-siapa saja yang bekerja melalui WFH,"kata Sindi, Jum'at 11 September 2026.

Menurut Sindi, WFH sampai hari ini di rasakan masih efektif karena ada beberapa keuntungan, yang pertama kantor tempat bekerja atau dinas instansi hemat listrik, air, kertas dan lainnya, bagi ASN itu sendiri tentu hemat biaya dan waktu, yang seharusnya mereka bekerja datang ke kantor harus memakai biaya BBM dan makan siang, karena bekerja dari rumah makan tanpa biaya. 

Kemudian keuntungan lainnya adalah keseimbangan hidup, bekerja sambil berkumpul bersama keluarga tapi dengan catatan, istirahat dan bekerjanya di rencanakan. Keuntungan selanjutnya sambung Sindi, mengurangi kelelahan di jalan terutama bagi ASN tinggalnya jauh dari kantor tentu bisa merasakan bagaimana bekerja di kantor setiap hari dan setelah WFH. 

"Intinya tegas Sindi, sampai hari ini WFH masih efektif, kemudian kita tunggu saja regulasi dari Kemendagri selanjutnya. 

"Kalau memang nanti di haruskan bekerja seperti biasa, kita tunggu regulasinya," pungkas Sindi. 

Reporter
ARDI

Realisasi APBD Tebo Per September 2026 Baru Terserap Segini

Foto: Ist

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Pasca ketok palu anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) perubahan, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, pada triwulan tiga per 10 September tahun 2026, baru mencapai 48,51 persen. 

Berkaitan dengan hal tersebut kepala badan keuntungan daerah (Bakeuda) Kab Tebo, Hendry Nora, mengatakan, bahwa sampai dengan tanggal 10 September 2026 pendapatan daerah sudah tercapai sebesar Rp656.055.340.272,85 atau 69,85 persen dan khusus untuk pendapatan asli daerah (PAD) sudah tercapai sebesar Rp106.030.410.481,85 atau 86,74 persen. 

Sementara itu dari sisi serapan belanja pemerintah kabupaten (Pemkab) Tebo sampai dengan tanggal 10 Sept 2026 baru mencapai Rp.543.384.945.049,06 atau 48,51 persen,"ungkap Hendry Nora, Jum'at 11 Sept 2026.

Masih rendahnya serapan APBD Kab Tebo tahun 2026, menurut Hendry Nora, di karenakan kegiatan yang bersumber dari dana spesifik masih berproses untuk pemenuhan syarat salur serta menunggu jadwal salur berikutnya dari pemerintah pusat ke daerah. 

" Untuk dana desa (DD) tahun 2026 penyalurannya ke desa sudah mencapai Rp. 38.372.875.600,00 atau 98,46 persen dari total pagu sebesar Rp38.973.168.000,00. Saat ini pemerintah desa juga sedang melakukan proses input pada aplikasi sistem keuangan desa (SISKEUDES) agar dapat terserap seluruhnya. 

" Kemudian untuk alokasi dana desa (ADD) saat ini sedang dilakukan proses untuk tahap II sambil menunggu APBD P Kab Tebo Tahun 2026 selesai seluruh tahapannya,"ujarnya.

Reporter
ARDI

Kamis, 10 September 2026

Tahun 2027 Kab Tebo Kebagian 243 Kuota Haji, Kemenhaj: 43 Orang Mundur

Kakan Kemenhaj dan Umrah Kab Tebo, Darmawi/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET-
Kantor kementerian haji dan umroh (Kemenhaj) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi telah mendapat kuota calon jama'ah haji (CJH) untuk musim haji tahun 1448 Hijriah / 2027 mendatang sebanyak 243 orang. 

Hal tersebut di sampaikan oleh kepala kantor (Kakan) Kemenhaj Kab Tebo, Darmawi, bahwa kuota haji tahun ini untuk keberangkatan 1448 H/2027 M berjumlah 243 orang. 

" Tetapi dari jumlah kuota haji tersebut, ada sekitar 43 orang mengundurkan diri dengan alasan ekonomi, kemudian ada yang belum genap berusia 18 tahun untuk keberangkatan pertama dan kedua ada juga yang sakit,"ungkap Darmawi di temui di kantornya, Kamis 10 September 2026.

Sementara itu Darmawi menjelaskan, ada selisih penurunan untuk biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) dibanding tahun 2025 lebih murah daripada tahun 2026," katanya.

Darmawi mengatakan, kemarin kami sudah mengadakan Pra manasik sebagai pengenalan atau pembekalan sebelum melaksanakan manasik utama. 

Pra manasik kemarin dihadiri kurang lebih dua ratusan orang, salah satunya itu memang porsi yang berangkat tahun 2027, selanjutnya porsi penggabungan muhrim dan porsi pelimpahan. 

Dalam Pra manasik dihadiri oleh Kanwil Kemenhaj dan umroh Prov Jambi, di wakili Kabid bina haji tersebut dilaksanakan satu hari.

Setelah ini lanjut Darmawi kita akan melaksanakan manasik tingkat kecamatan dan kabupaten yang terbagi dalam dua zona, 1 dan 2 untuk menampung aspirasi jama'ah yang tinggalnya lebih jauh. 

Selain itu ada lagi manasik mandiri yang di kelola oleh kelompok bimbingan ibadah haji dan umroh (KBIHU) Almabrur Kab Tebo jadi semua CJH Tebo yang berjumlah inshaallah nanti ditambah kuota fix 243 orang nanti bergabung dalam satu KBIHU Almabrur,"kata Darmawi. 

Reporter
ARDI

Karhutla Dikawasan Hutan Tabir Kejasung, Tebo Jambi Fokus Pemadaman Penyebab Belum Diketahui

Pemadaman kawasan hutan beberapa waktu lalu/foto: dok duasatu.net

TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Kesatuan pengelolaan hutan produksi (KPHP) Tebo Timur Unit X, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, melalui Kasi perlindungan hutan (Linhut) Suhirman, mengatakan, bahwa kebakaran lahan yang terjadi beberapa waktu yang lalu di desa Teluk Pandak, Kecamatan Tebo Tengah di kawasan hutan produksi (HP) Tabir Kejasung seluas 50 hektar saat ini penyebabnya belum dapat diketahui," ucapnya via telpon, Rabu 9 Sept 2026.

Awal mula api membakar kawasan HP tersebut belum dapat di ketahui, apakah ada campur tangan manusia tidaknya dari luas lahan 50 hektar yang terbakar itu, namun pastinya di luar luasan 20 hektar yang dikelola kelompok tani hutan (KTH) Tanah Tumbuh tapi masih dalam kelompok hutan Tabir Kejasung dan di kuasai oleh masyarakat," tegas Suhirman. 

Sementara vegetasi lahan yang terbakar menurut Suhirman, ada jenis tanaman karet, di bawahnya di tanami sawit kalau di perhatikan berdasarkan foto, karena pada waktu itu saya tidak turun langsung ke lapangan tapi Ka KPH. 

Turunnya Ka KPH kelapangan bukan untuk melakukan penindakan secara hukum tapi hanya memantau sampai dimana api apa masih hidup atau sudah padam selanjutnya diupayakan untuk di lakukan pendinginan jangan sampai terjadi seperti dua minggu lalu sudah di padami kita tinggal, hidup lagi,"ujar Suhirman. 

" Makanya kata Suhirman, kawasan hutan sekarang di pantau terus oleh KPH, jangan sampai kebakaran tersebut terjadi lagi. 

Sejauh ini ungkap Suhirman Karhutla yang terjadi di kawasan hutan didesa Teluk Pandak belum ada di lakukan penindakan secara hukum, lantaran terjadinya kebakaran secara tiba-tiba api sudah merambat ke kawasan hutan yang 50 hektar. 

Sedangkan KTH Tanah Tumbuh menjaga jangan sampai terjadi kebakaran ke lahannya tapi masih juga merembet apalagi kejadiannya hingga malam hari tidak dapat dipertahankan atau dicegah, apalagi kita mau melakukan penindakan hukum tidak ada lagi yang disalahkan," imbuh Suhirman. 

Reporter
ARDI

 









Ad Placement

Politik

Pendidikan

Nasional