Menhut Raja Juli Kunjungi PIKG di Muara Sekalo, Sekda Tebo: Selain Paparan Project Protect Bukit Tigapuluh, Resmikan Tempat Pakan Gajah
TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Menteri kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di dampingi Gubernur Jambi Al Haris, dan penasehat Menhut kunjungi pusat informasi konservasi gajah (PIKG) di Muara Sekalo, Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo, Senin 28 Sep 2026.
Sekda Tebo, Sindi usai menyambut kedatangan Menhut, mengatakan, inti kunjungan tersebut mendengarkan paparan project protect bukit tigapuluh dan peresmian area penanaman pakan gajah yang ada di PIKG.
Kegiatan dilatar belakangi dari landscape bukit tigapuluh dimana ekosistem seluas 6.605 hektar yang melintasi Prov Jambi dan Riau ini menjadi rumah bagi sekitar sekitar 10 persen populasi gajah yang ada di Sumatera, dan diperkirakan estimasinya 90 s/d 120 ekor,"ujar Sindi.
Gajah tersebut kalau tidak dirawat, di carikan tempatnya atau dikembalikan kepada habitatnya menjadi ancaman bagi gajah itu sendiri. " Lanjut Sindi, yaitu adanya perubahan tutupan lahan tingginya okupasi oleh aktivitas manusia hingga temuan jerat listrik mengancam dan mempersempit jalur gajah serta jalannya gajah menuju ke habitat intinya.
" Tadi sudah dibicarakan supaya gajah-gajah yang ada saat ini berkeliaran di kebun masyarakat supaya kembali ke habitatnya. Selain itu ungkap Sindi, tadi sudah dimusyawarahkan bersama Menhut, dalam waktu dekat desa-desa penyangga yang ada dibukit tigapuluh, ada 12 desa, 11 desa sudah di komunikasikan, tinggal 1 desa adalah Sungai Keruh.
Sindi melanjutkan, gajah yang ada di kebun-kebun masyarakat, nanti akan ada koridornya dan jalan ini jangan diganggu dan itu harus ada solusi berkelanjutan. Program ini yang membiayai adalah konsorsium dari perusahaan asia pulp & paper (APP), PT ABT, LSM warung info (Warsi) dan lainnya,"kata Sindi.
Kemudian tadi juga diresmikan tempat pakan gajah oleh Menhut, sekitar 2,5 hektar yang sudah ditanam, saran dari Menteri supaya ditanami lamtoro, kaliandra, dan tanaman tembesi karena memang disukai gajah.
" Masyarakat nantinya bekerjasama dan dibina oleh konsorsium agar juga dapat menanam pakan gajah tersebut, pada akhirnya nanti dari sisi pendapatan bisa meningkat. balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) Prov Jambi akan mengkoordinasikan seluruh kegiatan ini dan bekerjasama dengan Pemprov dan Pemda,"ucap Sindi meyakini.
Reporter
ARDI

















