Pelaksana tugas DLH-Hub Kab Tebo saat terima pengaduan Kades Muaro Sekalo, Suherman/foto: redaksiduasatu
TEBOJAMBI,DUASATU.NET- Tindak lanjuti pengaduan kepala desa (Kades) Muara Sekalo Kecamatan Sumay dan warganya, dinas lingkungan hidup dan perhubungan (DLH-Hub) Kabupaten Tebo panggil manajemen pt hikoraya sarana sukses (PT HSS) mitra daripada pt globalindo alam lestari (PT GAL) selaku pemegang izin usaha pertambangan (IUP) batu bara di desa Suo-Suo.
Hal tersebut di sampaikan oleh Plt Kepala dinas (Kadis) LH-Hub Kab Tebo, Eriyanto, bahwa setelah menarik kesimpulan pertemuan manajemen PT HSS dengan Kades Muaro Sekalo, terjadi ketidakseimbangan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Perhatian PT HSS hanya kepada Desa Suo-Suo, makanya kami menyarankan manajemen perusahaan batu bara tersebut untuk berkomunikasi dengan Kades Muaro Sekalo,"ujarnya, Kamis 27 Februari 2025.
" Kedua belah pihak, manajemen PT HSS dan Kades telah berbicara langsung dan akan tindak lanjuti nanti untuk diselesaikan di Muaro Sekalo sesuai pembicaraan mereka,"kata Eriyanto.
Lebih lanjut dijelaskan Eriyanto, kalau menurut alurnya memang terlalu jauh tapi tidak bisa seperti itu, karena daerah penyangga harus di perhatikan juga, yang katanya terlalu jauh dari lokasi namun tetap harus di ayomi, karena sedikit banyak Eriyanto bilang, ada juga imbasnya dari aktivitas PT HSS meski perlu ada pembuktian," tegasnya.
Terkait limbah tambang batu bara PT HSS, Eriyanto mengaku, sudah saya sampaikan bahwa informasinya ada warga yang sudah terdampak, itu nanti mungkin salah satu pembahasan Kades dan perusahaan, namun harus di uji dulu karena ada bekas-bekas limbah lainnya, takutnya PT GAL/PT HSS kena imbasnya.
" Karena disitu juga ada danau bekas galian tambang jangan-jangan itu bekas sisa merkuri atau apa namanya mungkin masih ada,"kata Eriyanto. (ARD)